Desa Ngadiharjo

Februari 24, 2017

Desa Ngadiharjo berjarak sekitar 5 km dari Candi Borobudur berlatar belakang Perbukitan Menoreh dan didukung oleh kondisi alamnya yang masih alami dan memiliki pemandangan alam yang indah mempesona.

Sebagian besar wilayah Desa Ngadiharjo terletak di lereng atau kaki Bukit Menoreh. Mata pencaharian masyarakat Ngadiharjo umumnya pada pertanian antara lain adalah rambutan durian, padi, cabe dan empon-empon.

SEDEKAH GUNUNG MENOREH

Sedekah Gunung Menoreh adalah upaya masyarakat Desa Ngadiharjo untuk memohon pada Tuhan YME agar desa diberi berkah air yang lancar untuk pertanian, kesuburan lahan dan bermuara pada kemakmuran warganya. Jaman dulu di tempat ini terdapat sebuah pohon pakis yang sangat besar, di dalam perjalanannya Pangeran Diponegoro pernah melewati tempat ini dan melihatnya, selanjutnya memberi nama Pakis Aji, tetapi saat ini lebih mudah menyebutnya hanya Saji.

Sedekah Gunung membawa perangkat sesaji seperti palawija, padi, ketela, pisang, sayuran, jajan pasar, tumpeng dan tandu berisi kursi melanjutkan perjalanan menuju tempat walimahan, untuk melaksanakan doa bersama, diiringi rombongan terdiri kelompok kesenian Dayak.

Atraksi Terkait

Candi Barong

Candi kembar pada abad 9 Masehi ini memiliki arsitektur yang unik tanpa grabhagrehas (ruangan utama), sementara candi lain pada jaman itu memiliki  grabhagrehas untuk mengabadikan patung dewa. Candi […]

Prambanan Cultural Glamping

Dengan Cultural Glamping, pengunjung diajak untuk lebih intim menikmati suasana Candi Prambanan karena banyak kegiatan yang dilakukan selama satu hari satu malam di kawasan Candi Prambanan. Pertama-tama, pengunjung […]

Candi Bubrah

Candi ini dibangun pada abad ke 9 Masehi. Candi Bubrah merupakan reruntuhan peninggalan Candi Buddha. Terletak dalam kawasan wisata Prambanan, tepatnya di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, […]