Desa Wanurejo

Februari 24, 2017

Desa Wanurejo berjarak sekitar 2 km dari Candi Borobudur merupakan salah satu Desa yang menjadi pintu gerbang Kawasan Borobudur yang merupakan desa yang subur dan lokasinya sebelah tenggara Candi Borobudur, di antara lereng pegunungan Menoreh dan di apit oleh dua buah sungai, yaitu Sungai Progo dan Sungai Sileng.

Berbagai makanan khas masyarakat Desa Wanurejo antara lain krasikan gula jawa, ikan progo, rengginan, clorot, nagasari, jenangsirat dan masih banyak lagi.

Terdapat Museum Gunoroso Pondok Tinggal, yg mendeskripsikan, segala jenis wayang dari dalam (Bali, Lombok, Banyumas, Kedu, Jogya, Solo, Kancil, Kidang Kencono, Budha, Sadat (Islam), Wahyu (Kristen), Menak (Islam), Suket (rumput) Golek Jawa, Golek Sunda dan luar negeri (Kamboja, Turki,Cina). Ada pagelaran setiap sabtu ke-4 jam 20.30-24.00, Dongeng Anak setiap Sabtu Pahing Jam 08.00-09.00

Pondok Tinggal Hotel dan Restoran, Desa Wanurejo dengan konsep Omah Bugis di blangkoni. Terdapat 50 Kamar (Family, Standard dan VIP) dengan Youth Hostel untuk kapasitas 250 tempat tidur. Di lengkapi ruang rapat, restoran, area buat outbound, musem Gunoroso, Kebun Anggrek dan Tanaman Hias.

Atraksi Terkait

Desa Tanjungsari

Mata pencaharian masyarakat Desa Tanjungsari lebih banyak melakukan kegiatan pertanian dan perkebunan antara lain menamam rambutan, cabai dan albasia serta tembakau. Desa Tanjungsari berjarak sekitar 3 km dari […]

Desa Giritengah

Desa Giritengah berjarak sekitar 5 km ke arah barat daya dari Candi Borobudur berlatar belakang Perbukitan Menoreh dan didukung oleh kondisi alamnya yang masih alami dan memiliki pemandangan […]

Gereja Ayam

Terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, Jawa Tengah. Berjarak sekitar 45 Km dari Yogyakarta. Tempat yang luar biasa untuk menikmati sunrise dari ketinggian bangunan ini. Bentuk bangunan […]