Ultra Charity Wonderful Borobudur, Aksi Donasi 20.000 Buku Cerita Relief Candi Borobudur Bagi Pegiat Wisata Borobudur

October 26, 2021 / Artikel, Berita

Candi Borobudur merupakan sebuah perpustakaan besar, dimana banyak sekali sumber pengetahuan dan nilai kehidupan yang terpahat dalam relief-relief dinding Candi Borobudur. Adapun bekal pengetahuan dan nilai kehidupan ini sudah seharusnya disampaikan secara baik kepada masyarakat dan pengunjung Taman Wisata Candi Borobudur.

Adalah Handaka Vijjānanda, penulis buku edukasi budaya yang mengisahkan 20 pahlawan kebajikan di relief Candi Borobudur, berdasar kitab Tripitaka, berhias 588 foto relief dan lukisan indah dari ilustrator nasional.

Handaka Vijjānanda dan sang putra William Sidharta membagikan 20.000 buku Cerita Relief Borobudur tersebut kepada para pegiat wisata di kawasan Candi Borobudur. Dalam rangkaian kegiatan ini, William Sidharta melakukan lari Solo Ultra Marathon 50 km secara Pradaksina (mengitar ke kanan), di lintasan Taman Wisata Candi Borobudur, pada 25 Oktober 2021.

“William melakukan Ultra Charity Wonderful Borobudur ini untuk menggalang dana secara online, guna membagikan 20.000 buku Cerita Relief Borobudur kepada para pegiat wisata di kawasan Candi Borobudur. Besar harapan, buku yang kami bagikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, untuk kemajuan pariwisata Borobudur. Semoga semua baik adanya”, kata Handaka Vijjānanda.

Marketing & Sales Vice President PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), Pujo Suwarno menyambut baik kegiatan ini.

“Hal ini positif, kami sangat support dan bangga dapat menjadi bagian dalam terselenggaranya kegiatan Ultra Charity Wonderful Borobudur ini. Terimakasih Pak Handaka Vijjānanda, William Sidharta dan Ehipasiko Foundation atas perhatiannya terhadap kemajuan pariwisata Borobudur. Buku-buku yang dibagikan tentunya sangat bermanfaat bagi kami dan para pegiat wisata di kawasan Candi Borobudur. Ini akan memperkaya khasanah pengetahuan kami dalam hal penguatan konten edukasi melalui value Storytelling yang kami sampaikan kepada para pengunjung. Semangat kami adalah mewujudkan Pariwisata Berkualitas (Quality Tourism), salahsatunya dengan menyisipkan konten edukasi Storytelling melalui produk dan layanan yang kami berikan”, kata Pujo Suwarno.

Berita Terkait

Earth Hour, Lampu Candi Prambanan dan Borobudur Dimatikan

Candi Prambanan dan Borobudur akan menjadi pusat kegiatan Earth Hour 2016. Kegiatan ini ditandai dengan mematikan lampu dan alat elektronik selama satu jam, yakni mulai pukul 20.30-21.30 waktu […]

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Gelar Simulasi Pelayanan dengan Protokol Kesehatan

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Edy Setiono memimpin jalannya simulasi pelayanan dengan protokol kesehatan di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Selasa […]

Prambanan International Yoga Day 2019

Yuk, datang dan ikuti Prambanan International Yoga Day. Kita bisa mengikuti yoga bersama guru dari India, lho. Selain yoga, masih ada acara yang enggak kalah menarik. Nah, makanya […]