Kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand ke Candi Borobudur

Juli 13, 2018 / Berita

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengajak rombongan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (6/7/2018) sore. Keduanya baru saja melakukan pertemuan bilateral bertajuk “The 9th Joint Commission Meeting (JCM)” di Yogyakarta. Sekitar 30 menit, rombongan berkeliling candi sampai turun sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka terlihat berfoto bersama dengan latar belakang candi, bahkan sempat “boomerang”, sebelum meninggalkan komplek Taman Wisata Candi Borobudur. Suasana tampak cair sore itu.

Menlu Retno Marsudi menjelaskan, pemerintah Indonesia sedang berupaya meningkatkan kerja sama bilateral dengan Thailand, salah satunya di sektor pariwisata. Negeri gajah putih itu dinilai sebagai pasar potensial wisata Candi Borobudur mengingat sebagian besar penduduknya beragama Buddha. “Saya ajak beliau ke Candi Borobudur, karena (penduduk) Thailand beragama Buddha dan Candi Borobudur adalah candi Buddha yang terbesar. Kebetulan kita sedang fokus menggarap kerja sama pariwisata,” jelas Retno. Retno berujar, kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan termasuk mempromosikan wisata Indonesia, khususnya candi Borobudur. “Misalnya, turis yang datang ke Thailand akan datang ke Indonesia, juga (turis) yang datang ke Indonesia akan datang ke Thailand,” imbuhnya.

Sebetulnya, sambung Retno, promosi wisata tidak hanya Candi Borobudur. Terdapat 10 destinasi wisata prioritas (10 New Bali). Ke-10 tempat itu yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Kepulauan Seribu, Pulau Morotai, Tanjung Lesung, Bromo Tengger, dan Labuan Bajo. “Akan tetapi Candi Borobudur adalah yang paling dekat culture dan keyakinan masyarakat Thailand. Bentuknya bisa wisata religi, paket wisata 1 destinasi 2 negara, dan sebagainya,” papar Retno.

Retno menyebut, jumlah kunjungan wisatawan asal Thailand ke Indonesia lebih dari 100.000 orang per tahun. Sementara jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Thailand jauh lebih banyak dari jumlah kunjungan mereka ke Indonesia. “Oleh karena itu, kita ingin tidak hanya menarik wisatawan Thailand datang ke Indonesia, tapi juga wisatawan asing yang datang ke Thailand bisa menggandengkan destinasi kunjungannya ke Indonesia,” tutupnya.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Ricky P Siahaan menambahkan, jumlah kunjungan wisatawan Thailand ke Borobudur mencapai 12.000 per tahun. Jumlah ini akan terus ditingkatkan dengan acara membangun kerja sama dengan negara tersebut.

Sumber: www.kompas.com (Penulis: Ika Fitriana)

Berita Terkait

Malam Penganugerahan TWC Costumer Award 2018: “Partnership in Harmony”

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero), atau disingkat PT TWC, adalah badan usaha milik negara yang dipercayai untuk mengelola Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. […]

Seniman Jogja Gelar Festival Gerobak Sapi di Candi Prambanan

Festival Gerobak Sapi oleh seniman Yogyakarta digelar di lapangan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Boko, Minggu, 27 November 2016. Terdapat 12 gerobak sapi yang […]

Soft Launching Aplikasi Cultural Places: “Chattra Borobudur E-Guide”

Borobudur, 14 Desember 2017. PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) menjadi salah satu perusahaan negara yang mengelola kawasan pariwisata, dimana produk pariwisata tersebut merupakan […]