Borobudur bakal dapat kucuran dana dari Bank Dunia

Februari 09, 2017 / Berita

Apabila negosiasi berjalan lancar, proses pembangunan akan diefektifkan pada bulan Juli 2017 mendatang.

Candi Borobudur masuk menjadi satu dari 10 destinasi wisata di Indonesia yang akan mendapat suntikan dana dari Bank Dunia senilai 200 juta Dollar AS.

Menurut Asisten Deputi Industri, Perdagangan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sekretariat Wakil Presiden, M. Zulkarnain, dari sepuluh destinasi yang menjadi kebijakan nasional tersebut, tiga di antaranya akan menjadi prioritas pertama. Yakni Danau Toba, Candi Borobudur, dan Mandalika. Hal tersebut ditempuh akibat adanya keterbatasan sumber daya.

Lanjutnya, sebagai tindak lanjut apabila negosiasi berjalan lancar, proses pembangunan akan diefektifkan pada bulan Juli 2017 mendatang.

“Pembahasan terus dijalankan antara Menko Maritim, Kementrian Pariwisata. Sedangkan Wapres bertindak sebagai ketua tim koordinasi strategis, serta ketua hariannya Menteri Pariwisata,” katanya usai memimpin tim Sekretariat Wakil Presiden mengunjungi Borobudur didampingi Direktur Borobudur Prambanan Pesona Indonesia, Pujo Suwarno, dan Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo, Kamis (9/2).

Ditambahkan, pihaknya kini telah mempersiapkan master plan dimana fokus utama pembangunan adalah mengenai insfrastruktur. Seperti pelebaran jalan, pembangunan Daerah Aliran Sungai (DAS), serta bandar udara (bandara).

Terkait masalah bandara, dirinya menyebut bahwa salah satu akses via udara adalah dengan pembangunan Bandara Kulonprogo, Yogyakarta mengingat bandara yang sudah ada, yakni Adi Sucipto dianggap telah kelebihan muatan.

“Untuk akses penerbangan menuju destinasi wisata unggulan kita masih tertinggal cukup jauh. Contohnya dengan Angkor Waat di Kamboja yang bisa ditempuh pesawat secara langsung ke Siem Reap sebanyak 10 kali penerbangan dalam sehari. Sedangkan kita (Bandara Adi Sucipto), hanya dari Kuala Lumpur dan Singapura,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Borobudur Prambanan Pesona Indonesia, Pujo Suwarno mengaku bahwa rombongan Sekretariat Wapres telah melihat secara langsung kegiatan PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) , Prambanan, dan Ratu Boko yang memiliki sinergitas dengan pemda, BUMN, dengan dukungan dari Balai Konservasi Borobudur untuk mempersiapkan Borobudur dan kawasannya sebagai unggulan.

Pihaknya menargetkan dalam semester pertama tahun 2017 ini bisa mengejar penyelesaian agar dalam menyambut even-even besar ke depan, Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di 20 lokasi sudah dapat dipakai.

“Selain mengunjungi Candi Borobudur, tim juga mengunjungi kawasan Borobudur, khususnya terkait dengan kesiapan Balkondes,” pungkasnya.

Sumber: http://jateng.merdeka.com/wisata/borobudur-bakal-dapat-kucuran-dana-dari-bank-dunia-170209f.html

Berita Terkait

Duta Besar Pemerintah India Untuk Indonesia Berkunjung ke Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko

Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat hari Rabu, 7 Maret 2018 berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur bersama dengan rombongan. Dubes Pradeep disambut oleh Direktur Pemasaran […]

2nd Borobudur International Conference

Interfaith Conference & Pilgrimage Tour  The Inspiration for World Peace and Harmony Borobudur, 6 Mei 2017. PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) atau PT […]

Rangkaian Pelaksanaan Program CHSE di Lingkungan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) Menuju Kebangkitan Kembali Dunia Pariwisata

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) senantiasa berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) di setiap destinasi […]